Kala kehidupan tak lagi menawarkan jawaban, maka mungkin kematian adalah jalan keluar. Bukan pilihan, pun bukan memilih, jalan keluar itu datang atau lebih tepatnya "dipilihkan". Oleh Nya, yang lebih tahu mana yang terbaik untuk makhluk Nya. Sudahlah jangan berbicara tentang hak untuk memilih atau berdebat tentang siapa wayang dan siapa dalang. Biarkan Dia bekerja dengan caranya dan biarkan Dia bertanggung jawab atas pekerjaannya. Tapi kan...? Tapi apa?! mau menuntut Dia yang mengambil ciptaannya?.
Selamat tidur
Maafkan aku yang tak bisa membenarkan letak bantal mu
Atau sekedar merapikan selimut mu
Yang dulu selalu kau lakukan sebelum aku tidur
Selamat tidur
Tidurlah yang lelap
Tak usah lagi risau dengan dunia
Aku akan menjaga dunia mu, seperti kau dulu menjaga dunia ku saat ku tidur
Selamat tidur
Semoga nisan itu cukup empuk untuk jadi bantal mu
Tanah itu cukup hangat untuk jadi selimut mu
Dan do'a selalu menjaga tidur mu
Ps: Selamat tidur Tek At - Payakumbuh 15 September 2013.


